Lamongan, 16 Juli 2026 – Universitas Islam Lamongan (UNISLA) resmi menggelar Opening Ceremony Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 yang dikemas apik dengan mengusung tema besar "Re-Water, Impact People, Action, Protect Land, Long-Term Ecosystem (RIPPLE)" di Aula Gedung Pascasarjana lantai 3. Sebanyak 455 mahasiswa dikerahkan untuk menyebar kebaikan dan ilmu di 17 desa yang ada di wilayah Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Seperti tahun sebelumnya, selain menerjunkan tim KKN reguler ke Turi, UNISLA juga mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti KKN internasional yang dijadwalkan akan pergi ke Malaysia pada bulan September 2026 mendatang untuk menjalankan misi pengabdian serupa.

Acara pelepasan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena dihadiri langsung oleh jajaran petinggi universitas dan tokoh penting daerah, serta Camat Turi Na'im yang datang memboyong 17 Kepala Desa setempat.
Dalam wawancara yang dilakukan, Ketua Pelaksana KKN, Hamam Rofiqi Agustapraja membeberkan alasan di balik pemilihan tema RIPPLE. Ia mengungkapkan, "Karena kita melihat kegundahan masyarakat berupaya untuk memberikan sumbangsih walau pun kecil kita harap sumbangsih itu bisa bermanfaat yaitu nanti program kerjanya adalah membuat sumur biopori dimana dalam 1 desa minimal 13 titik dengan harapan agar menambah kesadaran masyarakat pentingnya menampung air dan membuat sampah organik itu bisa berguna." Target pembuatan minimal 13 titik sumur biopori per desa ini diharapkan menjadi solusi nyata jangka panjang bagi ekosistem lingkungan di Kecamatan Turi.

Pesan penuh motivasi datang dari Rektor UNISLA yang memberikan pesan santai namun mendalam tentang esensi pengabdian masyarakat yang sesungguhnya. Ia meminta agar para mahasiswa tidak sekadar datang, melainkan benar-benar membagikan dan mengaplikasikan ilmu teoretis yang didapat di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan masalah di lapangan. "yang perlu adek-adek bisa transfer apa yang ada di kampus sehingga semua akan bermanfaat sehingga masyarakat yang pean tempati akan semakin meningkat taraf hidupnya dan kalian akan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru" ujar Abdul Ghofur.
Mengakhiri sambutannya, Rektor UNISLA juga mengingatkan seluruh peserta KKN untuk senantiasa menjaga etika dan nama baik almamater. "Saya berpesan agar menjaga citra nama baik Universitas Islam Lamongan," pungkasnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian program KKN dapat berjalan dengan lancar.
Pewarta: Bunga
