Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar Closing Ceremony Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 pada Rabu (16/9/2026) di Gedung Pascasarjana lantai 3. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian KKN 2026 yang mengusung tema “Re-Water Impact People Action Protect Land Long Term Ecosystem (RIPPLE)”.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana KKN 2026, Hamam Rofiqi Agustapraja. Dalam laporannya, ia menyampaikan sejumlah capaian mahasiswa selama melaksanakan program KKN di 17 desa di Kecamatan Turi. Salah satu program yang menjadi bagian dari kegiatan KKN 2026 adalah pembuatan 41 titik sumur biopori yang tersebar di 17 desa. Selain itu, mahasiswa juga membuat Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Islam Lamongan dan masyarakat desa setempat sebagai bentuk keberlanjutan program kerja biopori.
Hamam berharap keberadaan titik-titik biopori tersebut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat desa. Program tersebut diharapkan dapat membantu mencegah banjir sekaligus menjadi upaya untuk menjaga ketersediaan air di lingkungan desa.
Selain program lingkungan, mahasiswa KKN UNISLA 2026 bersama dosen pembimbing juga menghasilkan 17 jurnal yang terakreditasi SINTA. Sementara itu, mahasiswa KKN Rekognisi berhasil menghasilkan 94 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang digali dari potensi masing-masing desa. Tidak hanya menjadi ajang penutupan, Closing Ceremony KKN UNISLA 2026 juga dimeriahkan dengan booth bazaar UMKM. Sebanyak 17 kelompok mahasiswa KKN menghias booth masing-masing dengan beragam produk dan potensi dari desa tempat mereka melaksanakan KKN.
Berbagai produk ditampilkan, mulai dari minuman tradisional seperti jamu kunyit asam, sinom, es bunga telang, dan es bunga rosella. Beragam olahan makanan juga turut dipamerkan, di antaranya kerupuk, risol, keripik pisang, klepon, telur asin, telur asap, hingga abon ikan lele. Tidak hanya makanan dan minuman, mahasiswa juga memperkenalkan berbagai produk kerajinan seperti tas anyaman dan songkok atau peci. Kehadiran booth tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal sekaligus membeli produk-produk yang berasal dari desa lokasi KKN.
Melalui rangkaian Closing Ceremony ini, capaian KKN UNISLA 2026 tidak hanya terlihat dari berakhirnya kegiatan mahasiswa di lapangan, tetapi juga dari berbagai program, karya, dan potensi desa yang berhasil dikembangkan selama pelaksanaan KKN.
Pewarta: Lexa
